Selasa, 2 Julai 2013

_ana_thalib_


Saya belajar,
bahwa orang yang saya kira
adalah orang yang jahat,
akhirnya orang itulah yang membangkitkan
semangat hidup saya kembali ‘


Saya belajar,
bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh
walau dipisahkan oleh jarak yang jauh,
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati….

Saya belajar,
bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian
seperti yang saya inginkan,
bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya….

Saya belajar,
bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,
mereka pasti pernah melukai perasaan saya….
dan untuk itu saya harus memaafkannya…


Saya belajar
bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda…

Saya belajar,
bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki
tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya…

Saya belajar,
bahwa tidak ada yang serba cepat didunia ini,
semua perlukan proses yang panjang
maka saya perlu bersabar 


Saya belajar,
bahwa saya harus belajar dari kesalahan yang
pernah saya lakukan dan hidup untuk masa depan,
bukan terus-menerus melihat ke masa lampau..

Saya belajar,
bahwa cinta itu memberi dan mengerti tanpa harus
diberi dan dimengerti..

Saya belajar,
bahwa apa yang kita inginkan tidak selalu sesuai
dengan apa yang kita perlukan, dan kita harus
berlapang dada menerimanya..

Saya belajar,
bahwa keluarga saya adalah harta terbesar yang
saya miliki

moga Allah memberikan kita kebaikan...


Para sahabat dengan kerja kuat mereka, dengan pengorbanan mereka, telah berjaya mengembangkan Islam ke pelusuk dunia. Kejayaan itu adalah kejayaan yang besar. Usaha yang mereka jana juga usaha yang besar.

Tetapi mereka tidak mendabik dada, saat mereka berjaya itulah mereka tunduk berdoa kepada Allah supaya diterima amal mereka. mereka risau pengorbanan mereka tidak diterima Allah, mereka risau redha Allah tidak bersama mereka walaupun secara zahirnya mereka sudah berjaya mengembangkan Islam ke pelusuk dunia.

Mereka benar - benar ikhlas dan jelas matlamatnya.
Yang mereka buru bukan sanjungan manusia, tetapi redha Allah..

Kita bagaimana?

bumi kita sama